Iran VS Arab Saudi, Berita Terkini Terbaru

1016

Berita Terkini Tragedi Mina – Halaman terdepan Surat Kabar Arab News, memuat penyebab insiden Mina diawali dari kesalahan 300 jamaah asal Negara Syiah Iran yang mengambil jalan keliru ketika kembali dari Jamarat.

Iran Akhirnya Akui Jadi Biang Kerok Tragedi Mina

Pernyataan resmi Iranian Official Ashaq Al Awshat menyatakan bahwa pelanggaran diawali ketika segerombolan 300 peziarah Syiah Iran mulai bergerak dari Muzdalifa langsung menuju ke Jamarat. Mereka bergerak menuju arah yang berlawanan di jalan 203 di mana insiden Penyebab Tragedi Mina terjadi.

Gerombolan Syiah yang telah mendapat label Sesat dari Ulama Internasional, tidak menanti ritual melempar batu di Jamarat Al-Aqba di kamp mereka hingga waktu yang di tetapkan. Mereka kembali dari arah berlawanan yang juga bertepatan dengan kelompok yg lain sesuai dengan jadwal mereka untuk melempari kerikil, sehingga tragedi mina tersebut terjadi.

Asharq Al-Awsat menyatakan bahwa ada kamera di Jamarat, yang memberitahukan rincian insiden tersebut dan juga menyatakan kelompok Iran Jadi Biang Kerok Tragedi Mina

Sehubungan dengan pernyataan tersebut, Pemerintah Arab Saudi juga mengklarifikasi atas isu-isu mengenai konvoi kerajaan yang menyebabkan penutupan jalan.

Kabar provokasi tersebut punya asal dari propaganda media-media yang pro Teheran yang anti Kerajaan Saudi Arabia. Sejumlah surat kabar Inggris juga menerbitkan cerita yang keliru mengenai kasus Mina. Colin Freeman, koresponden The Telegraph, dikritik di media sosial sebab kabar yang dimuatnya, menyebutkan peristiwa tersebut disebabkan oleh polisi yang menutup dua pintu masuk jalan sebab kunjungan VIP menuju ke istana terdekat Raja Salman.

Pada kenyataannya, penyerbuan berlangsung di jalan yang jauh dari istana. Wartawan yang sadar topografi daerah tertawa dengan cerita palsu yang diterbitkan The Telegraph sebab ketidaktahuan penulis.

Saudi VS Syiah Iran

“Penulis seharusnya cek menuju ke lokasi Jalan No 204 (di mana tragedi tersebut terjadi) dan juga lokasi istana Raja Salman, ” kata Jamil Radwan, satu orang wartawan Mesir yang sedang meliput ritual Ibadah Haji.

Iya jua menyakinkan dua lokasi tersebut seperti dua kutub terpisah. “Sama satu kali tidak ada gerak-gerik VIP di daerah tersebut, ” tegasnya.

Duta Besar Saudi untuk Inggris, Pangeran Mohammed bin Nawaf, juga menyatakan klaim bahwa penyerbuan tersebut terjadi sebab Gerakan VIP itu benar-benar palsu. “Ini ialah kebohongan berbahaya yang tidak memiliki dasar apapun dalam kebenaran. Kendaraan dari pejabat Saudi tidak melaksanakan perjalanan melalui daerah ini, ” katanya dan juga menerangkan sumber rumor tersebut.

Berjiwa Besar, Raja Salman Perintah Hukum Pancung 28 Manusia Terkait Insiden Mina

Pengadilan Syariat Arab Saudi menjatuhkan hukuman pancung setidaknya pada 28 petugas Haji yang dianggap bertanggung jawab atas terjadinya Tragedi Mina yang menewaskan sedikitnya 717 jamaah Haji. Demikian laporan dari kantor kabar Al Diyar walaupun perang Saudi VS Syiah Iran masih memanas.

“Raja Salman memberikan perintah untuk memberikan daftar nama orang yang paling bertanggung jawab dalam mengatur kunjungan dan juga jamaah beserta bertanggung jawab atas kematian sekitar 1.000 jamaah Haji. Dan juga, memerintahkan memancung 28 orang hari ini, ” demikian laporan tersebut, seperti mana dilansir Al Diyar.

“Pengadilan Syariat Islam Arab Saudi memutuskan demikian, dan juga hukuman hendak dilaksanakan di depan jamaah. ”

Sejumlah pihak berspekulasi hukuman tersebut berkaitan dengan Fitnah Media Massa / Surat Kabar Syiah kepada Pangeran Mohammad bin Salman al Saud yang dituduh selaku penyebab tragedi yang juga merenggut nyawa tiga jamaah asal Indonesia tersebut.

Baca Juga : Etika Menjenguk Orang Sakit dan Ciri Ciri Anak Durhaka