Contoh Surat Kuasa Khusus

Surat Kuasa – Dalam menangani beberapa hal seperti urusan pidana, perdata atau hal-hal lain yang membutuhkan pelimpahan wewenang dari satu pihak ke pihak lain membutuhkan Surat Kuasa khusus. Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai Contoh Surat Kuasa Khusus Yang Baik dan Benar. Sebelumnya harus Anda pahami apa surat kuasa sebenarnya, fungsi serta dasar hukum yang melatar belakangi boleh tidaknya penggunaan surat kuasa. Pertama mengenai pengertian surat kuasa. Dikutip dari buku karangan Suparjati, surat kuasa merupakan Surat pemberian wewenang atau kuasa kepada seseorang yang dipercaya oleh orang yang memberi kuasa supaya yang bersangkutan bisa bertindak guna mewakili seseorang tersebut dikarenakan orang yang melakukan pelimpahan wewenang tidak dapat melakukan tugasnya. Sedangkan menurut Wikipedia, surat kuasa adalah surat yang mana di dalamnya berisi pelimpahan wewenang dari seseorang kepada orang lain. Pelimpahan wewenang tersebut mewakili pihak yang memberikan wewenang.

Apa landasan pemberian surat? Tentu Anda harus mengetahuinya karena dalam melakukan suatu hal yang berkaitan dengan hukum harus memiliki landasan hukum yang kuat. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai contoh surat kuasa khusus, mari ketahui landasan hukum surat kuasa. Penggunaan surat kuasa khusus didasari oleh Pasal 1792 KUHPer (Kitab Undang-undang Hukum Perdata), pemberian kuasa dapat diberikan serta diterima melalui akta umum, surat yang bertandatangan dan bahkan sepucuk surat atau lisan. Selain itu penerimaan suatu kuasa pun tersirat melalui pasal 1793 KUHPerdata. Pemberian surat kuasa umum dan khusus tentunya berbeda, lantas apa perbedaannya? Mari kita simak lebih lanjut.

Seperti dikutip dari buku karya Suparjati tadi, fungsi Surat Kuasa yaitu digunakan sebagai bukti bahwa seseorang yang ditulis sebagai pihak penerima kuasa tersebut memiliki hak dan kewajiban guna melakukan sesuatu perbuatan berdasarkan isi surat kuasa tersebut. Sedangkan pada dasarnya terdapat 3 macam surat kuasa, yaitu surat kuasa perseorangan, surat kuasa kedinasan, surat kuasa khusus atau istimewa.

1. Surat kuasa perseorangan

Jenis surat kuasa ini yaitu surat kuasa yang mana dibuat oleh seseorang dan ditunjukkan kepada seseorang yang ia percaya untuk melakukan sesuatu hal guna kepentingan pribadi si pemberi kuasa. Contohnya adalah surat kuasa untuk mengambil gaji bulanan, surat kuasa untuk mengurus ATM tertelan.

2. Surat Kuasa Kedinasan

Yaitu surat kuasa yang digunakan untuk urusan kedinasan, dikeluarkan oleh instansi atau perusahaan atau pejabat/pemimpin dan diberikan kepada bawahan. Misalnya surat untuk mengurus pendistribusian soal ujian nasional.

3. Surat istimewa atau surat kuasa khusus

Yaitu surat kuasa yang diberikan oleh seseorang kepada orang tua pihak lain seperti pengacara guna menyelesaikan suatu hal atau masalah yang terkait dengan urusan pengadilan.

Mari kita pelajari terlebih dahulu apa yang dimaksud surat kuasa umum dan setelah itu barulah merujuk pada surat kuasa khusus dan Contoh surat kuasa khusus. Surat kuasa umum diatur dalam pasal 1796 KUHPer yang menyatakan bahwa pemberian wewenang atau kuasa yang mana dirumuskan menggunakan kata-kata umum dan hanya meliputi tingkah laku atau perbuatan saja. Kemudian untuk memberikan sesuatu seperti benda atau perbuatan hanya bisa dilakukan oleh pemilik, tidak diperbolehkan menggunakan surat kuasa umum untuk melimpahkan wewenang namun harus menggunakan surat kuasa khusus. Jadi, penggunaan surat kuasa umum dan khusus berbeda. Intinya terletak pada apa yang dilimpahkan, jika berupa perbuatan maka cukup dengan surat kuasa umum dan jika mengenai suatu hal atau benda maka gunakan yang khusus.

Surat kuasa diatur dalam pasal 1975 KUHPer yang mana pemberian kuasa atau wewenang hanya digunakan untuk satu kepentingan atau lebih. Di dalam surat tersebut dijelaskan secara rinci penerima kuasa, pemberi kausa dan dijabarkan pula tindakan yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan oleh si penerima kuasa. Lebih jelasnya di dalam surat kuasa tersebut terdapat rincian tindakan sehingga surat tersebut disebut surat kuasa khusus. Perjanjiannya mengikat penuh karena terdapat tanda tangan kedua belah pihak disertai materai. Jadi, apabila ada hal-hal yang dilanggar dalam perjanjian tersebut maka bisa dilakukan upaya hukum jika merugikan salah satu atau kedua belah pihak.

Berikut ini Blog Idjoel memberikan contoh surat kuasa khusus yang baik dan benar kepada sesama pengacara untuk pengalihan tugas:

Berikut Contoh Surat Kuasa Khusus

Yang bertandatangan dibawah ini:

Nama : Wahyu Susilo Ahmad, SH

NIK : 11234893328360001

Tempat dan tanggal lahir : Jakarta, 24 Februari 1983

Alamat : Rawamangun No. 265, Jakarta Barat

Yang bersangkutan memilih domisili hukum pada kantor kuasa tersebut untuk memberikan kuasa atau wewenang kepada Farid Humalong, SH, advokat/asisten advokat/pembela umum/Sistem Pembela Umum pada kantor hukum Fuad and friends yang berlokasi di Jl. Kyai Saleh No. 335, Cikampak, Bogor yang mana boleh bertindak bersama ataupun sendiri.

KHUSUS

Atas nama pemberi kuasa mengajukan gugatan mengenai hutang-piutang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, terhadap Tn/Ny. Salaman yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil, dan beralamat di Jl. Kampanye No 15, Jakarta Barat.

Untuk itu, kepada pihak yang menerima kuasa diberikan hak untuk menghadiri pengadilan serta badan-badan kehakiman atau pembesar lainnya, mengajukan berbagai permohonan yang dibutuhkan, melakukan perbuatan atau memberikan keterangan yang berdasarkan hukum harus dilakukan atau diberikan pemberi kuasa, menerima serta menandatangani kuitansi yang harus diterima, menerima dan melakukan pembayaran terkait perkara, membalas segala bentuk perlawanan, melakukan perdamaian dengan pihak sengketa namun berdasarkan persetujuan pihak pemberi kuasa, dan hanya boleh melakukan hal-hal yang dianggap perlu dilakukan oleh penerima kuasa. Surat kuasa ini diberikan kepada pihak yang bersangkutan berdasarkan hal substitutif.

                                                                                                                                Rawamangun, 22 Desember 2014

Yang menerima Kuasa                                                                                                   Yang memberi Kuasa

                                                                (Tanda tangan disertai materai 6000)

(Nama terang)                                                                                                                        (Nama Terang)

Itulah salah satu Contoh surat kuasa khusus yang sangat baik. Didalam penulisan surat kuasa khusus, bisa disimpulkan beberapa hal yang terkait dengan penulisan surat kuasa khusus.  Dalam penulisan surat  khusus kepala surat (Kop Surat), nomor surat, pihak pemberi kausa yang meliputi identitas, penerima kuasa juga meliputi identitas penerima kuasa, hal yang dilimpahkan atau dikuasakan, waktu pemberian kuasa, nama terang dan tanda tangan pemberi maupun penerima kuasa serta materai 6000. Pemberian materai tersebut bertujuan untuk memberikan perlindungan atau kekuatan hukum, Apabila ada salah satu pihak yang melanggar atau salah satu/keduanya dirugikan maka kedua belah pihak bisa melakukan tindakan hukum.

Sama halnya dengan Membuat Surat Lamaran Kerja dan Kata Pengantar Makalah. Hal lain yang perlu Anda perhatikan dalam menulis atau membuat surat kuasa khusus adalah bahasa yang anda gunakan. Surat kuasa khusus merupakan surat resmi sehingga bahasa yang digunakan pun formal atau resmi. Jangan gunakan bahasa santai atau tidak baku. Selain itu diksi yang digunakan pun harus tepat supaya tidak menimbulkan multitafsir yang membingungkan pihak yang membaca surat tersebut. Kalimat yang digunakan pun harus runtut dan jelas. Hindari penggunaan bahas yang berlebihan atau tanpa isi, cukup singkat, padat dan jelas.

Baca Juga : Contoh cerpen persahabatan sejati

Bagi Anda mahasiswa atau calon pengacara tentu Contoh Surat Kuasa Khusus Yang Baik dan Benar ini dapat membantu. Contoh di atas memang masih terbilang sederhana namun setidaknya bisa sedikit membantu Anda. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba membuat surat kuasa khusus.

tags: