Hari Perempuan Internasional

729
Advertisement

Hari Perempuan Internasional Diperingati Hari Ini 8 Maret 2015 – Aliansi Indonesia dari Beragam kalangan meminta Rancangan Undang-Undang Pembantu Rumah Tangga (RUU PRT) disahkan. Pasalnya, selama ini belum ada regulasi yang tegas untuk melindungi hak-hak PRT.

Aksi tersebut dilakukan di sela-sela car free day di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Para PRT mulai dari usia muda hingga usia yang sudah tua membawa peralatan tempat masak dan juga peralatan bersih-bersih beserta spanduk untuk mendukung aksi mereka.

Advertisement

“Saat ini belum ada regulasi untuk hal tersebut. Pemerintah Jokowi mesti mensahkan UU PRT. Ini telah diusulkan semenjak 10 tahun yang silam, ” Ujar Anis Hidayah yang bergabung dengan massa aksi.

Aksi ini menurut Anis Hidayah mau menunjukan bahwa memang PRT itu selaku entitas perempuan dan juga warga negara yang mesti dilindungi. Kali ini, kata dia, PRT masih belum dilindungi dengan cara betul oleh pemerintah RI. Padahal PRT posisinya dibutuhkan namun amat rentan mendapat perlakukan kasar, tidak digaji lebih-lagi pelecehan.

“PRT saat ini masih banyak yang menjadi korban kemanusian sebab belum ada regulasinya. Padahal di rumah presiden, anggota DPR, kepala daerah ada PRT, ” teriak Anis ketika orasi.

Dalam aksi kali ini, sejumlah anak pun tampak dilibatkan. Anis Hidayah menyatakan, perihal ini dilakukan sekaligus untuk mengedukasi semenjak dini posisi PRT yang jua mempunyai anak-anak untuk dinafkahi.

Aliansi ini terdiri dari beragam lembaga yang terdiri dari 150 aktivis keperempuanan dan juga peduli PRT di 53 Kabupaten di Indonesia. Aksi ini jua dilakukan selaku peringatan Hari Perempuan Internasional 2015

Perayaan Hari Perempuan Internasional yang diperingati tiap tanggal 8 Bulan maret bakal diperingati oleh kalangan masyarakat di seluruh dunia. Tidak terkecuali di Indonesia. Sejumlah aktivis perempuan yang menamai Perempuan Indonesia Anti Korupsi Bandung, hendak merayakan hari tersebut dengan kampanye mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia.

SETIAP hari saat membaca Koran maupun Televisi, kita melihat tentang perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia yang menjadi korban kekerasan keji, Amerika yang diagungkan Malah dengan sangat Biadab menjatuhkan Bom di Negara Timur Tengah yang berkonflik. Dari perempuan Irak dan Suriah diperkosa oleh Tentara Amerika Serikat Maupun Syiah Irak Hingga Penembakan Warga Muslim diseluruh dunia oleh Kaum Kuffar Laknatillah.

Advertisement