ISIS Vs Rusia, Perang Mujahidin VS Komunis

ISIS Vs Rusia – Presiden Komunis Rusia Vladimir Putin menyebut setidaknya ada sekitar 7.000 mujahidin dari Negera-negara pecahan Uni Soviet yang sudah bergabung dengan Wahabi Daulah Islamiyah (ISIS) Negara Islam yang baru dideklarasikan beberapa tahun yang lalu, Tentu saja ini kelanjutan dari Kekhalifahan Turki Usmani yang telah runtuh akibat adanya pemberontakan dan serangan Kaum Kafir.

Vladimir Putin  berkicau bahwa “Ada sekitar 5.000 hingga 7.000 Pejuang dari Rusia dan juga negera-negara anggota CIS (bekas Uni Soviet) lainnya berjuang bersama Wahabi ISIS, ” kata Putin, seperti dikutip rt. news.

Dalam Berita Islam terkini, Presiden Komunis Rusia menyampaikan pernyataan tersebut ketika berbicara dihadapan belasan pemimpin negara-negara yang sudah bergabung dalam CIS di Negara Kazakhstan. Putin  juga melaporkan rincian penyerangan yang dilakukan Oleh Pasukan Komunis Rusia di Suriah yang menargetkan para mujahidin. Presiden Komunis ini mengklaim bahwa sangat sulit untuk menakhlukkan Negara Khilfah Daulah Islamiyah. Putin juga menyadari betapa pahit dan pulang dengan tangan hampa setelah sebelumnya kalah perang dengan Mujahidin Afghanistan beberapa tahun silam.

“Dengan melaksanakan serangan udara terhadap sasaran-sasaran terhadap posisi Daulah Islam yang ditentukan dalam koordinasi dengan Pasukan Syiah Suriah, pasukan kita masih sulit untuk meraih kemenangan, ” ujar Putin Lagi.

Sebagaimana diberikatan oleh media Rusia secara sepihak, Rusia melancarkan serangan udara di Suriah semenjak akhir bulan september silam. Negeri Komunis tersebut adalah salah satu sekutu utama rezim Syiah Bashar Assad bersama dengan Iran kelompok Syiah Hizbullah Lebanon. Serangan udara Rusia dikabarkan ada juga menyasar korban sipil yang makin memperparah krisis kemanusiaan di Suriah.

Dalam kabar terbaru Perang Mujahidin VS Komunis, Putin juga memperingatkan terhadap sekutunya bahwa memang Negara CIS mesti waspada terhadap kemungkinan pembalasan dari para pejuang yang rela Mati Syahid yang kembali dari Suriah. Caranya ialah dengan menjalankan kerjasama antar lembaga kontraterorisme dan juga menjaga perbatasan wilayah negara mereka.

Putin juga berkomentar terkait situasi di Afghanistan. Menurunya situasi di wilayah tersebut berubah dengan amat cepat. “Salah satu sasaran mereka ialah Asia Tengah. Kita mesti siap menghadapi kemungkinan ini, ” ungkapnya.

Mujahidin Wahabi ISIS VS Rusia, Daulah Islam Serang Pangkalan Militer Terbesar Rezim Suriah di Hasakah

Meskipun dibawah gempuran Jet Tempur Rusia, Singa-singa yang Gagah Perkasa Daulah Islam (IS) meluncurkan serangan terhadap pangkalan militer terbesar milik rezim Syiah Suriah di pedesaan timur Hasakah, timur laut Suriah, sumber-sumber lokal melaporkan kepada Ara News seperti Idjoel Kutip.

Berbicara pada kabar ISIS Vs Rusia yang disampaikan oleh Media ARA News di Hasakah, aktivis media Delovan Mohammed melaporkan bahwa bentrokan sengit melanda sekitar pangkalan militer Gunung Kawkab yang dikuasai rezim Bashar Al-Assad antara pasukan Suriah dan juga Pasukan Militer Negara Daulah Islam (IS) sesudah upaya oleh para pejuang IS untuk menerobos masuk ke pangkalan tersebut.

“Lebih dari 5 pasukan rezim sudah tewas dalam serangan mortir oleh Mujahidin IS dekat pangkalan militer Kawkab, ” Ungkap sumber tersebut.

“Bentrokan berdarah terjadi di daerah tersebut pada Hari kamis sore yang berlanjut hingga tengah petang, sebelum Pejuang IS mundur ke kantor Markasnya di kota Shaddadi selatan dari Hasakah, ” kata Mohammad.

Pangkalan militer Kawkab dianggap sebagai kamp Militer paling besar yang dimiliki oleh pasukan pro-Assad di provinsi Hasakah.

Sementara tersebut, jet-jet tempur koalisi pimpinan AS telah membom posisi IS di sekitar kota Shaddadi di pedesaan selatan Hasakah. Tidak ada informasi mengenai korban dari serangan tersebut.

Perang begitu berkecamuk, Mujahidin Isis hingga ini masih terlibat dalam pertempuran di sejumlah front di provinsi Hasakah, bentrok dengan pasukan Kurdi dari Unit Perlindungan Rakyat (YPG) di dekat Gunung Abdulaziz di pedesaan barat Hasakah, di samping memerangi pasukan Syiah Suriah di pedesaan timur.

Baca Juga : Tata Cara Sholat Dhuha dan Kisah Firaun, Pemimpin Zalim Yang Allah Binasakan

Update : Isis Bukan Ahlussunnah Wal Jama’ah. Tapi Wahabi Takfiri yang suka membantai Umat Islam……

tags: