Jonru WAHABI Vs Jaringan Islam Liberal (JIL Sesat)

1602

Jonru Wahabi Vs Jaringan Islam Liberal (JIL Sesat) “Tokoh Liberal Indonesia Cacat Logika”. Ketika Akhmad Sahal yang punya akun Twitter @sahal_as yang berpendidikan tinggi duniawi dibikin keok oleh @jonru yang cuma lulusan S1 Akuntansi, ” demikian ulasan Bang Jonru Penulis Populer ini.

Jonru tokoh Wahabi Salafi Indonesia menulis dalam Facebook fanpage resmi miliknya, “Akhmad Sahal (@sahal_as), salah satu gembong Jaringan Islam Liberal (JIL), membikin tuduhan keji terhadap saya. Dia menggunakan nama “Jonru” selaku istilah untuk menggantikan kata “fitnah”. Tidak boleh menjonru, artinya tidak boleh melaksanakan fitnah, ” kira-kira seperti begitulah tuduhan keji yang dia lontarkan. ” Ungkap Jonru.

Akhirnya, dengan sigap Jonru lekas menantang Akhmad Sahal si Pendekar JIL untuk berdebat. “Saya menantang @sahal_as untuk berdebat mengenai tuduhan2 tukang fitnah yang dialamatkan kepada saya. Silahkan Kamu menanyai saya mengenai tuduhan fitnah tersebut, dan saya hendak menjawabnya. “

Sesudah itu Jonru si Ustadz Wahabi menulis lagi, “Si Akhmad Sahal yang satu ini pun menerima tawaran debat saya. Jujur, awalnya saya keder terhadap si Sahal ini. Sebab dia seorang Manusia yang berpendidikan tinggi (entah S2 ataupun S3, saya kurang tahu). Bahasa yang dia pakai pada tweet2nya pun sering pakei bahasa akademis, bahasa tingkat tinggi, yang bagi saya justru sering sulit dimengerti. Saya umumnya lebih suka pakai bahasa gaul dan juga populer, hihihi… “

“Tapi iya Bismillah saja. Saya coba hadapi dirinya. ” lanjut Jonru

“Coba kamu jelaskan tuduhan terhadap Quraish Shihab,” itu pertanyaan pertama yang dia ajukan. Maksudnya adalah, tuduhan bahwa saya pernah mengatakan Quraish Shihab itu seorang syiah.

Perbincangan selanjutnya bisa dibacakan saja di http://chirpstory.com/li/241311

Dalam postingan artikel ini, saya tak perlu ceritakan isi debat kami, sebab bisa Anda baca selengkapnya di http://chirpstory.com/li/241311

“Saya hanya butuh menceritakan satu hal” ujar Jonru.

“Ketika debat berlangsung, saya menanyakan satu buah pertanyaan yang amat sederhana. Pertanyaan yang bersifat logika saja. Logika yang amat sederhana. “

Berikut kutipan pertanyaan saya.

=================== Awal Kutipan ================

Selama ini Kamu membela dan juga mendukung aliran Syiah. Artinya Kamu menganggap Syiah baik, betul, agama yang lurus, kan? Kalau betul seperti itu, seharusnya Kamu bangga dong… kalau tokoh idola Kamu disebut syiah. Tetapi anehnya, Kamu dan juga orang-orang JIL lainnya justru marah, menuduh saya tukang fitnah, ketika saya menyebut Quraish Shihab selaku Syiah. Ini adalah sikap yang kontradiktif. Bisakah Kamu terangkan perihal ini?

Di satu sisi Kamu membela dan juga mendukung Syiah, senantiasa menyatakan bahwa memang Syiah bagian dari Islam walaupun MUI telah mencap SYIAH ITU SESAT DAN MENYESATKAN, syiah ITU agama yang baik dan juga betul. Tetapi di sisi lain, Kamu marah dan juga tersinggung ketika tokoh idola Kamu disebut syiah. Kamu benar-benar aneh. Pikiran Kamu sungguh kontradiktif. Bisakah Kamu terangkan perihal ini?

================= akhir kutipan ===============

Akhmad Sahal sama satu kali tidak dapat memberi jawab pertanyaan tersebut. Dia Terdiam untuk waktu yang sangat lama. Sesudah itu, dia malah membelokkan pembicaraan dengan cara mengajukan pertanyaan yg lain.

Saya dengan tegas memberi jawab, “Maaf, saya tidak hendak meladeni pertanyaan Kamu, sebelum Kamu memberi jawab pertanyaan saya mengenai kontradiksi Syiah tadi. “

Sahal memberi jawab, “Sak karepmu! “

Dan setelah itu debat pun berakhir dengan cara prematur. Cuma sebatas itu kemampun Gembong JIL Akhmad Sahal yang dari kalangan akademis, berpendidikan tinggi di Amerika Serikat, berhasil dibuat keok oleh Jonru (luluan S1 akuntansi Undip Semarang, bukanlah dari kalangan akademis, belum pernah menuju luar negeri pula), cuma melalui satu buah pertanyaan LOGIKA SEDERHANA.

Pesan moralnya:

Setinggi apapun pendidikan satu orang liberal, ternyata mereka dengan gampangnya dapat dikalahkan oleh LOGIKA SEDERHANA. Kenapa? Sebab orang-orang JIL pada dasarnya CACAT LOGIKA.

Hati-hati terhadap pemikiran JIL, ini bentuk upaya menghancurkan Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah dengan virus JIL. Itulah Kedua Aliran Sesat yang Berdebat. Wahabi dan JIL.

Baca jugaMotor Termahal dan Sunni VS Syiah di Indonesia