Konflik Yaman 2018: Syiah Iran Kirim Kapal Perang ke Perairan Yaman

1377

Konflik Yaman 2016 – Televisi resmi Republik Syiah Iran, Pers TV, melaporkan sekaligus melansir dari pernyataan Laksamana Habibullah Sayyari, komandan angkatan laut Negara Syiah Iran, telah mengirim kapal perang perusak jenis Albers dan juga kapal dukungan jenis Bushehr menuju ke Teluk Aden. Menurut keterangan dari Laksamana Habibullah Sayyari, kapal-kapal tersebut dikirim dalam rangka melindungi kapal komersial Iran dari pembajakan di laut internasional Teluk.

Komandan angkatan laut Syiah Iran ini menambahkan bahwa memang kapal-kapal tersebut akan berada di wilayah tersebut hingga 3 bulan ke depan. Misi utamanya adalah untuk melindungi kepentingan Negara Syiah Iran di Teluk Aden dan juga di Laut Merah.

Sementara itu disisi lain, Juru bicara (Jubir) Operasi koalisi Teluk Brigadir Ahmad Asiri ditanya mengenai pengerahan kapal Iran menuju ke perairan internasional di dekat Yaman dia menyatakan bahwa memang perairan internasional boleh dilalui negara-negara, ter-masuk Negara Iran.

Asiri menyatakan, perairan yang berada di bawah pemantauan pasukan koalisi Teluk hingga saat ini belum melihat penampakan adanya tanda-tanda kehadiran kapal asing. Dia membeberkan lagi bahwa pasukan koalisi bakal menindak tegas setiap kapal yang hendak menyerang rakyat Sunni Yaman dan juga mengirim logistik ke-pada pemberontak Syiah Houtsi. (Baca : Kekejaman Syiah Terhadap Sunni)

Patut diketahui bersama, Saat ini koalisi Negara Teluk telah memantau wilayah perairan dan udara di Yaman. Hal tersebut dilakukan selaku bagian dari strategi menindak tegas pemberontak Syiah Houtsi.

Saudi Arabia Ingatkan Republik Syiah Iran Agar Kapal Perangnya Tidak Memasuki Yaman

Negara Islam Arab Saudi menyatakan bahwa kapal perang Syiah Iran memiliki hak untuk hadir di perairan internasional. Namun, tidak akan diizinkan untuk memasuki perairan Teritorial suatu wilayah yang dilanda Perang Yaman.

Berbicara kepada wartawan di Riyadh, Saudi Arabia, Brigjen Ahmed Asiri membuat pernyataan tersebut dalam referensi terkait keputusan Syiah Iran untuk mengirimkan dua (2) kapal perang ke Teluk Aden, Yaman. Iran yang Notabene adalah Kawan Syiah Houtsi atau bangsa sesama Pemberontak membantah bahwa mempersenjatai Houthi, Iran menyebutkan kapal perang yang dikirim ke situ untuk melindungi pengiriman bantuan kemanusiaan dari Iran.

Selama Operasi Militer “Operasi Decisive Strom”, Asiri menyatakan bahwa, koalisi Negara Teluk berhak untuk menanggapi tiap upaya Iran untuk mempersenjatai Pemberontak Syiah Houthi. Sementara tersebut, Asiri menyatakan, pengiriman tim medis telah berlabuh di Aden.

Baca Juga : Dosa Berciuman dan Hukum Maulid Nabi