Masyarakat Cari Batu Akik di Sungai Oya

640
Advertisement

Batu Akik – Melejitnya pamor jenis batu akik di pasaran, akhirnya mendorong warga di Dusun Kedungmiri, Kab. Bantul, ikut latah dalam berburu batu akik. Masyarakat yang tinggal di lereng gunung ini kini berduyun-duyun turun menuju Sungai Oya demi mencari bebatuan yang bernilai ekonomis.

“Setiap hari kami mencari batu akik di Sungai Oya ini. Mulai dari jam 07.00 Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) hingga menjelang siang hari sekira pukul 12. 00 Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB), ” kata Seorang warga setempat Poniyem.

Advertisement

Wanita yang sehari-hari berprofesi selaku pencari rumput untuk makanan ternak ini mengaku belakangan hari dalam beberapa hari ini dapat turun ke sungai oya hingga dua kali demi mencari batu akik.

“Yang sangay banyak adalah bapak-bapak ataupun remaja laki-laki yang turut berburu batu. Sekilo┬ájenis batu akik dapat dihargai Rp 15.000 oleh pengepul Batu Akik, ” ujarnya.

Dalam sehari, Ibu Poniyem ini mengaku mampu menghasilkan 30-50 kilogram batu dengan beragam jenis. “Saya tidak hafal apa nama batunya. Tetapi, yang saya cari yang harganya relatif mahal, ” Sebutnya.

Ka. Dusun Kedungmiri, Sugianto, yang juga berprofesi sebagai pengepul batu akik menyatakan, masyarakat Dusun Kemiri yang kini berburu batu akik di Sungai Oya telah mencapai puluhan orang.

“Sudah mulai banyak masyarakat yang berburu batu akik semenjak dua bulan yang lalu, ” katanya.

Pernah ada juga seorang warga menemukan bongkahan Batu Akik Panca Warna dengan berat hampir 2 (dua) kuintal dan juga laku dijual kepada Pengusaha asal Jakarta dengan harga Rp3,7 juta.

Kini, sebab makin banyak orang yang berburu batu akik, namun warga belum dapat mengolah batu akik ini dari Sungai Oya, maka banyak warga yang belajar mengolah batu akik.

“Dengan Peralatan bubut seadanya, warga mulai memotong batu akik dan juga mengolahnya men-jadi batu akik dengan beragam ukuran sesuai permintaan pelanggan, ” tuturnya.

Sugianto menyatakan bahwa semenjak batu akik terus diburu, banyak Pengoleksi akik yang datang menuju ke kampungnya. “Banyak yang datang dari Jakarta, Bandung, Surabaya, dan juga Kota Yogyakarta sebab harga batu akik di sini relatif murah, ” ujarnya.

Baca Juga : Batu Mulia Termahal Di Indonesia

Advertisement