Pengertian Anak Menurut Para Ahli

2126
Advertisement

Pengertian Anak baik secara umum maupun menurut para ahli adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang harus dijaga, dididik sebagai bekal sumber daya

Anak merupakan harta yang tidak ternilai harganya. Seorang anak hadir sebagai amanah yang dititipkan Tuhan untuk dirawat, dijaga dan dididik yang kelak setiap orang tua akan diminta pertanggungjawaban atas sifat dan perilaku anak semasa di dunia. Secara harfiah anak adalah seorang cikal bakal yang kelak akan meneruskan generasi keluarga, bangsa dan negara. Anak juga merupakan sebuah aset sumber daya manusia yang kelak dapat membantu membangun negara dan bangsa.

Advertisement

Namun, beberapa ahli memiliki pendapat lain mengenai pengertian seorang anak. Pengertian anak menurut para ahli diantaranya adalah:

  1. Suryana

Menurut beliau seorang anak merupakan sebuah rahmat serta anugerah yang diberikan Allah sebagai penguji keimanan, sebuah media beramal yang menjadi bekal di akhirat, tempat bergantung ketika usia senja, dan makhluk yang wajib dididik.

  1. Family Discovery

Menurut family discovery Anda merupakan peran utama dalam menjalankan proses perjalanan yang sukses dalam kehidupan.

  1. Nurhayati Puji Astuti

Menurut beliau seorang anak adalah buah hati tercinta dimana kelak orang tua menaruh harapan pada sang anak ketika orang tua telah lanjut usia.

Anak merupakan sebuah titipan yang harus dijaga dan dididik. Ketika anak lahir orang tua wajib memberikan pendidikan baik agama maupun dunia kepada anaknya dari dini. Hal ini merupakan bekal anak ketika dewasa kelak telah memiliki pegangan hidup dari arahan orang tuanya.

Menurut pengertian anak baik secara umum maupun menurut pendapat para ahli, ketika anak beranjak dewasa, dan orang tua tidak mampu maka anak merupakan harapan orang tua untuk bertumpu. Seorang anak yang tidak memperhatikan orang tuanya kelak ketika dewasa bisa dikatakan anak yang durhaka. Karena kasih sayang orang tua tidak mampu terbayarkan oleh anak.

Namun, pada perkembangan zaman yang semakin canggih, pergaulan anak juga harus diperhatikan secara seksama. Pergaulan anak dan dengan siapa anak berteman dapat mempengaruhi hidup dan perjalanan hidupnya kelak saat dewasa. Oleh karena itu, pendidikan agama sedari dini perlu ditanamkan agar anak dapat memilah dan memilih hal yang baik dan buruk bagi mereka. Dengan memahami pengertian anak sebaiknya orang tua harus mampu mempersiapkan diri untuk bekal pendidikan anak kelak.

Advertisement