Pengertian Negara Sifat dan Fungsinya

419
Advertisement

IDJOEL.COM – Pengertian negara menurut Ariestoteles yaitu bentuk persekutuan yang berasal dari desa dan juga keluarga yang bertujuan agar bisa mencapai kehidupan yang sebaik-baiknya.

Kita sangat sering mendengar kata negara dan ini akan selalu kita dengar bahkan kita akan ditanyakan tentang negara minimal degan pertanyaan “ dimana negara asalmu?” meskipun selama ini mungkin kita tidak mengetahui dengan benar tentang Pengertian Negara, namun kita bisa menjawab dengan benar bahwa negara kita adalah Indonesia. Dan sejak kita duduk di bangku SD, kita akan dikenalkan dengan negara lain selain Indonesia. Negara tetangga seperti Malaysia adalah negara yang sangat dekat dengan Indonesia dan bahkan kita memiliki bahasa Melayu yang sangat mirip.

Advertisement

Lalu, apa yang dimaksud dengan pengertian negara ini? Negara bisa kita artikan sebagai suatu kelompok atau organisasi yang dijadikan sebagai tempat untuk berlangsungnya jalinan kerja sama dalam menjalin sebuah tujuan bersama yang ditujukan untuk kebahagiaan rakyatnya. Dalam pikiran kita mungkin menyamakan arti dari negara dan bangsa, karena kedua hal ini selalu dirangkai dalam satu kalimat misalnya “setia pada bangsa dan negara”.

Pengertian negara tentu sangat berbeda dengan bangsa. Negara atau yang disebut dengan nagari dalam bahasa Sansekerta memiliki arti wilayah atau penguasa. Dan bangsa lebih mengarah kepada kelompok orang atau persekutuan hidup. Namun negara disini merupakan organisasi tertinggi diantara tiap-tiap kelompok masyarakat dengan cita-cita yang sama untuk bersatu dalam suatu daerah yang telah berdaulat.

Namun demikian, berdirinya sebuah negara memiliki syarat-syarat yang harus ada, yaitu memiliki rakyat, memiliki wilayah, dan kedaulatan. Selain itu, negara tersebut harus diakui oleh seluruh negara lain tentang keberadaannya. Jika kurang satu saja syarat dari negara ini, maka sebuah negara tidak akan diakui menjadi negara, karena dianggap tidak memenuhi syarat.

Pengertian Negara

Pengertian-Pengertian Negara Menurut para Ahli

Pengertian negara yang telah kita ketahui sebagai kelompok atau organisasi ini juga memiliki arti lain, pendapat para ahli berbeda-beda karena pengetahuan yang mereka tidak sama. Dan pengertian-pengertian negara yang terkenal adalah sebagai berikut ini.

1. Menurut Aristoteles

Negara merupakan suatu bentuk persekutuan yang berasal dari desa dan juga keluarga yang bertujuan agar bisa mencapai kehidupan yang sebaik-baiknya.

2. Menurut Logeman

Negara menurut Logeman adalah suatu organisasi yang berbasis masyarakat, dimana terdapat kekuasaan sehingga dapat berfungsi untuk mengontrol serta mengurusi masyarakat tertentu.

3. Menurut Ibnu Khaldun

Pengertian Negara menurut Ibnu Khaldun adalah merupakan suatu masyarakat yang memiliki wazi’ dan mulk, ini berarti negara tersebut memiliki kewibawaan dan kekuasaan.

4. Menurut Max Weber

Max Weber mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian negara, yaitu sebuah masyarakat yang memiliki tujuan untuk memonopoli penggunaan dalam kekerasan fisik yang dinyatakan sah yang berada dalam wilayah tertentu.

5. Menurut Harold j. Laski

Harold J. Laski mengatakan bahwa menurutnya negara adalah sebuah masyarakat yang hidup bersama dan saling berpadu dan selaras karena memiliki wewenang yang bersifat memaksa dan sah jika dibandingkan dengan wewenang individu atau kelompok yang merupakan bagian dari masyarakat di tempat tersebut.

Fungsi Negara

Setelah kita mengetahui pengertian negara dari para ahli di atas, kita sendiri bisa menyimpulkan bahwa ternyata berdirinya sebuah negara haruslah memiliki peraturan yang dapat membuat masyarakat yang hidup di dalamnya lebih tertib, nyaman dan aman. Contohnya Indonesia menganut sistem Demokrasi. Selain itu, peraturan dalam sebuah negara bersifat memaksa atau wajib. Sehingga akan mendapatkan hukuman bagi anggota masyarakat yang melanggar peraturan yang berlaku dalam sebuah negara tersebut. Selain memiliki peraturan yang harus dihormati dan dijalankan bersama, negara juga memiliki fungsi, adapun fungsi negara adalah sebagai berikut.

1. Makmur dan sejahtera

Fungsi berdirinya sebuah negara yang pertama adalah memakmurkan dan menyejahterakan rakyatnya. Sesuai dengan Negara yang telah kita ketahui di atas bahwa sebuah negara adalah sekelompok masyarakat yang hidup bersama dan memiliki tujuan. Salah satu tujuan didirikannya negara adalah untuk membuat rakyatnya lebih makmur dan sejahtera. Negara yang telah maju akan berhasil membuat rakyatnya bahagia yang meliputi segi ekonomi dan juga segi sosial kemasyarakatan.

2. Mewujudkan ketertiban

Sekelompok manusia yang hidup bersama tidak akan bisa mencapai tujuan hidupnya dengan baik tanpa adanya ketertiban dalam hidupnya. Negara memiliki peran penting dalam terciptanya suasana dan lingkungan yang damai dan kondusif. Keadaan ini akan terwujud apabila ketertiban dipelihara dengan baik yang didukung oleh masyarakat. Sehingga pengertian negara akan terwujud dengan baik.

3. Pertahanan dan keamanan

Keamanan dan pertahanan suatu negara menjadi tanggung jawab yang berat, sehingga diperlukan adanya sekelompok pasukan yang akan memberikan keamanan. Dengan demikian keamanan akan tetap terjaga dengan baik, sehingga gangguan dan ancaman yang berasal dari dalam dan luar negeri bisa ditangani dengan baik.

4. Penegak keadilan

Fungsi lain dari berdirinya sebuah negara adalah sebagai penegak keadilan. Keadilan akan terbantu dengan baik jika sebuah negara membentuk sebuah lembaga peradilan sehingga dapat menjadi tempat para warga untuk menuntut keadilan dalam segala aspek kehidupan yang ada. Keadilan sebuah negara akan terwujud dengan baik apabila pemimpin, pemerintah dan rakyatnya memahami pengertian negara secara lebih mendalam.

Berdirinya sebuah negara, tidak semata-mata merupakan tempat berkumpulnya sekelompok orang dalam sesuatu wilayah saja. Namun karena negara memiliki fungsi seperti yang telah kemukakan di atas, maka sebuah negara juga pasti memiliki sifat yang tidak terbantahkan. Dan sifat dari sebuah negara ini tidak sama dengan sifat orang yang hidup di dalamnya. Karena masyarakat di dalamnyalah yang sudah seharusnya tunduk terhadap fungsi dan sifat dari sebuah negara. Adapun sifat negara yang sangat terlihat adalah sifat memaksa.

Seperti pada pengertian negara yang dikemukakan oleh Hrold J. Laski bahwa sebuah negara memiliki wewenang yang bersifat memaksa dan sah. Bahkan sebuah negara boleh menggunakan kekerasan fisik dan dihukumi sah selama yang dilakukan adalah bertujuan untuk ditaatinya aturan dan undang-undang yang berlaku dalam sebuah negara.

Selai bersifat memaksa, negara juga bersifat monopoli yang berarti bahwa dalam melaksanakan sesuatu, maka masyarakat yang tinggal di dalamnya harus mentaatinya dan menyepakati karena didasari untuk mencapai tujuan kebaikan bersama. Apabila seseorang telah mendalami tentang pengertian negara dengan baik, maka ia akan menyepakati dan menaati untuk membayar pajak, ikut berperang untuk mempertahankan kemerdekaan negaranya dan lain sebagainya.

Dalam berdirinya sebuah negara tentu juga memiliki unsur-unsur pembentuk sehingga sebuah wilayah yang ditinggali sekelompok orang akan dapat disebut sebagai negara. Sedangkan unsur pembentuk yang pertama adalah rakyat. Tanpa adanya rakyat, maka negara tidak akan bisa dikatakan negara.

Baca Juga : Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli dan Pengertian HAM dan Sejarahnya di Indonesia

Adapun guna rakyat adalah untuk melakukan aktivitas, mengendalikan, merencanakan dan mengadakan sebuah negara. Unsur pembentuk negara yang lain adalah wilayah yang meliputi daratan, lautan udara, ekstra teritorial dan batas-batas wilayahnya. Pemerintahan yang berdaulat seperti pada pengertian negara juga merupakan unsur dari sebuah negara, yang berguna untuk memiliki kekuasaan dalam mengatur rakyat.

Advertisement