Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli

Pendidikan merupakan akar pembangunan bangsa. Tanpa pendidikan, suatu negara akan mengalami kemunduran zaman dan degenerasi. Namun banyak sekali yang belum memahami Pengertian pendidikan seutuhnya bahwasanya pendidikan bukan sekedar belajar di sekolah, universitas atau tempat kursus. Pendidikan bukan sebatas menjejali anak dengan materi pelajaran, kemudian berlomba menjadi juara kelas. Pendidikan bukan tentang seberapa tinggi gelar yang dimiliki seseorang. Pendidikan bukanlah tentang siapa yang lebih pandai atau dianggap bodoh. Pendidikan lebih dari semua itu.

Pendidikan mencakup semua elemen kehidupan masyarakat bahwa keberadaannya adalah untuk memberikan pengaruh baik dalam kehidupan masyarakat luas. Pendidikan di Indonesia sendiri masih harus terus diperbaiki kualitasnya karena banyak sekali kebijakan yang dibuat tanpa riset, sebatas ilmu terawang.

Tentunya, sudah menjadi pemahaman public bahwa pemerintah memberikan alokasi dana APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) untuk pendidikan. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Banyak sekali terjadi ketimpangan antara kebijakan dengan kebutuhan. Kurangnya pemahaman atau pengertian Kurikulum Pendidikan juga menjadi penyebab ketimpangan antar kebijakan dan kebutuhan pendidikan. Oleh sebab itu, semua orang harus tahu apa makna dibalik kata “pendidikan sebenarnya”. Ya, pada artikel kali ini akan dikupas habis mengenai definisi pendidikan, latar belakang, serta fungsi pendidikan itu sendiri.

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli

Pengertian pendidikan sendiri begitu banyak dan luas. Pendidikan berkaitan dengan cara, norma, moral, etika, kecerdasan, ilmu, karakter, dan lain sebagainya. Sebelum membahasnya lebih lanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu definisi pendidikan menurut beberapa ahli. Kita membutuhkan pemahaman dari para ahli supaya pemahaman kita tidak abstrak ataupun melenceng dari garisnya. Setelah itu Anda bisa menyimpulkan sendiri. Kesimpulan ditarik dari beragam definisi yang berbeda namun pada dasarnya berbeda makan kemudian tarik sebuah garis merah yang membuatnya saling berkaitan. Jika Anda memahami pengertian ini dari satu sisi saja maka pemahaman Anda akan begitu sempit.

Berikut ini pengertian pendidikan menurut pada ahli seperti dikutip dari blog Aktual.ID:

1. Menurut Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara merupakan Bapak Pendidikan Indonesia memiliki definisi tersendiri terhadap pendidikan. Menurutnya, pendidikan yaitu tuntunan hidup dalam pertumbuhan anak dengan tujuan menuntun segenap kekuatan atau sumberdaya kodrati dalam diri anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan sebagai manusia serta anggota masyarakat.

2. Menurut Gunning dan Kohnstamm

Pengertian pendidikan menurut Gunning dan Kohnstamm yaitu proses untuk membentuk hati nurani. Pembentukan serta penentuan diri yang etis, berdasarkan hati nurani. Berdasarkan pengertian tersebut, dapat disimpulkan Gunning dan Kohnstamm mendasari pendidikan sebagai pembentukan hati nurani agar manusia dapat bererak dan melakukan sesuatu yang benar sesuai hati nurani mereka sendiri. Menjadi diri sendiri karena terelak oleh hati nurani yang baik.

3. Menurut Carter V Good

Masih menurut pakar pendidikan ternama. Carter Good memberikan pengertian pendidikan sebagai proses mengenai perkembangan kemampuan individu terhadap sikap, perilaku dalam bermasyarakat. Proses sosial yang mana seseorang akan terpengaruh oleh lingkungan yang sangat terorganisir, contohnya rumah ataupun sekolah, maka mereka dapat menggapai perkembangan diri serta kecakapan sosial. Carter V Good menggarisbawahi pendidikan sebagai proses perkembangan individual untuk mendapatkan kemampuan individu yang matang serta kecerdasan sosial dimana ia hidup bermasyarakat. Jadi pendidikan bukan sekedar kecerdasan individu melainkan pula tentang bagaimana seseorang bisa hidup dalam lingkungan sosialnya.

4. Menurut John Deway

Menurut John Deway, Pendidikan sama halnya dengan pertumbuhan seseorang, ia tidak memiliki akhir kecuali dirinya sendiri. Jadi kesimpulannya dari definisi Deway bahwa proses pendidikan tidak akan berhenti pada satu titik. Bukan saat ia lulus sekolah atau universitas. Pendidikan sendiri takkan pernah berujung karena sejatinya pendidikan dapat diperoleh dimana Anda berada. Anda sebagai manusia akan terus belajar sampai akhir hayat, selama itu pula Anda terus bersama teman sejati bernama pendidikan. Pengertian pendidikan menurut John Deway ini memang cukup singkat tapi begitu dalam maknanya.

5. Menurut Theodore Brameld

Masih menurut ahli, Theodore Brameld mendefinisikan pendidikan dengan fungsi yang begitu luas, sebagai pengayom serta pengubah keadaan kehidupan suatu masyarakat agar lebih baik. Pendidikan pula yang membuat orang mengenal apa itu tanggungjawab. Maka dapat disimpulkan pengertian pendidikan dari Theodore Brameld merupakan sesuatu yang dapat mengayomi masyarakat, mengubah keadaan masyarakatnya lebih baik (escalator sosial) dan membuat masyarakat memahami tanggungjawab dari setiap tugasnya.

6. Menurut H. H Horne

Menurut Horne, pendidikan merupakan suatu alat yang akan membawa kelompok sosial atau masyarakat dapat melanjutkan keberadaannya untuk menjaga idealisme serta mempengaruhi diri sendiri. Ya, pendidikan membawa peradaban suatu masyarakat menjadi lebih maju bukan sebaliknya, kemunduran maka pendidikan itu sendirilah yang akan membentuk dirinya sendiri serta mempertahankan idealism yang baik untuk mengubah masyarakat.

7. Menurut Stella van Petten Henderson

Stella van Petten Henderson memiliki pengertian pendidikan tersendiri. Menurutnya, pendidikan merupakan kombinasi antara beragam hal yaitu pertumbuhan, perkembangan diri serta warisan sosial. Ketiga elemen tersebut saling mempengaruhi dan terikat satu sama lain. Pendidikan mempengaruhi pertumbuhan manusia dari balita sampai tua, dari anak-anak yang polos menjadi manusia dewasa kemudian mereka tumbuh bersama lingkungan sosialnya, bermasyarakat dengan baik sehingga diterima dalam lingkungan sosialnya.

8. Menurut John Langeveld

Menurut John Langeveld, pendidikan merupakan upaya untuk menolong anak agar dapat melaksanakan tugas dalam hidupnya secara mandiri, bertanggung jawab dengan susila. Pendidikan sendiri merupakan bentuk usaha manusia agar menjadi dewasa, pembimbingan manusia menuju kedewasaan. Sejatinya pendidikan merubah manusia yang semula masih berpikiran dangkal supaya mereka bisa berpikir secara matang, dewasa, dan bijak dalam mengambil keputusan sehingga ia dapat bertanggung jawab dan hidup mandiri.

Setelah mengupas beberapa definisi pendidikan menurut para ahli. Sekarang kita merujuk pada pengertian pendidikan menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS) No. 20 Tahun 2003. Pendidikan merupakan suatu upaya sadar serta terencana guna mewujudkan suasana dalam belajar dan proses pembelajaran dengan sedemikian serupa sehingga peserta didik mampu mengembangkan potensi dalam dirinya dengan aktif agar mempunyai pengendalian diri, kecerdasan, ketrampilan dalam bersosialisasi, kekuatan spiritual/agama, kepribadian dan akhlak mulia.

Sedangkan fungsi pendidikan menurut Horton dan Hunt adalah sebagai berikut:

  1. Pendidikan memiliki fungsi untuk mempersiapkan anggota kelompok atau masyarakat agar mampu mencari nafkah.
  2. Pendidikan berfungsi untuk mengembangkan bakat seseorang guna memenuhi kepuasan pribadi dan berguna untuk kepentingan masyarakat.
  3. Pendidikan berfungsi untuk melestarikan kebudayaan lokal sebagai bentuk cinta terhadap tanah air dan melestarikan budaya lokal ditengah gerusan globalisasi yang mengancam.
  4. Pendidikan berguna untuk menanamkan keterampilan yang dibutuhkan guna partisipasi dalam berdemokrasi.

Baca Juga : Gambar Foto Bayi Lucu dan Wallpaper Naruto Shippuden

Berdasarkan ulasan diatas, maka dapat disimpulkan pendidikan merupakan upaya sadar dan terencana guna mewujudkan manusia dewasa yang berakal budi, cerdas secara intelektual dan spiritual serta berguna bagi diri sendiri dan masyarakat luas. Demikian pembahasan mengenai pengertian pendidikan. Semoga ulasan diatas bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda.

tags: