Pengertian Zakat

Pengertian zakat merupakan harta dengan jumlah tertentu yang harus dikeluarkan umat Islam sebagai bentuk rasa bersyukur untuk mereka yang berhak menerima.

Kita sebagai umat Islam tentu saja sudah sangat akrab dengan zakat, karena zakat adalah kewajiban kita sebagai umat Islam. Hal ini sudah tertuang dalam lima rukun Islam, dimana kewajiban zakat adalah rukun Islam ke ke-tiga. Zakat sendiri biasa diartikan sebagai sejumlah harta yang harus dikeluarkan oleh umat Islam kepada golongan yang berhak untuk menerimanya, sesuai dengan aturan dalam syariah Islam.

Zakat yang harus dikeluarkan oleh umat Islam ada dua macam yaitu zakat fitrah dan zakat maal atau zakat harta. Pengertian zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap umat Islam pada bulan Ramadhan atau paling lambat pagi hari sebelum sholat Idul Fitri yang bertujuan untuk menyucikan diri. Banyaknya zakat fitrah yang harus dikeluarkan satu umat Islam adalah 2,5 kg beras dengan harga sesuai dengan tempat tinggal masing-masing. Sedangkan zakat maal adalah zakat hasil perdagangan, hasil tani, hasil laut, hasil laut, hasil temuan, serta kepemilikan perak dan emas.

Kalau Anda sudah paham tentang pengertian zakat, Anda juga harus tahu golongan yang berhak menerima zakat. Zakat tidak boleh dibagikan ke sembarang orang karena ada delapan golongan orang yang berhak menerima zakat, seperti yang tercantum dalam Al-Qur’an SuratAt-Taubah ayat 60. Delapan golongan orang tersebut adalah:

  1. Fakir, atau orang yang tidak punya apa-apa sehingga kebutuhan pokok tidak bisa terpenuhi.
  2. Miskin, mereka punya harta namun hartanya tidak bisa mencukupi kebutuhan pokoknya.
  3. Amil, yaitu orang yang bertindak sebagai pengumpul dan pembagi zakat.
  4. Mu’allaf, yaitu orang yang baru saja masuk Islam.
  5. Hamba Sahaya, yaitu seorang budak yang ingin membuat dirinya merdeka.
  6. Gharimin, mereka yang berhutang untuk mencukupi kebutuhan tapi tidak sanggup membayar.
  7. Fisabililah, orang yang sedang berjuang di jalan Allah.
  8. Ibnus Sabil, musafir yang kehabisan bekal di perjalanan.

Zakat, selain berfungsi untuk mensucikan diri masih banyak manfaat lainnya. Fungsi zakat yang lain di antaranya menjauhkan diri dari perangai buruk, mencegah kesombongan, perwujudan rasa syukur, pengembangan potensi umat, serta mempererat tali silaturahmi. Sampai di sini ulasan kami seputar pengertian zakat, macam-macam zakat, orang yang berhak menerima zakat, serta manfaat zakat. Baca juga Pengertian Jejaring Sosial, Pengertian Firewall dan Pengertian Pemanasan Global. Mudah-mudahan memberi manfaat.

tags: