Penyebab Nilai Rupiah Menguat Hari ini

1486
Advertisement

Penyebab Nilai Rupiah Menguat Hari ini – Bila hari ini rupiah kian mencorong dan juga menguat pada level 12. 532 / dollar AS.

Setidaknya ada beberapa penyebab penguatan rupiah. Antara lain sebagai berikut :

  1. Makin membaiknya sektor keuangan Negara Amerika Serikat dan juga munculnya data pengangguran AS yang walaupun meningkat namun menunjukan perlambatan sehingga menambah kepercayaan bahwa memang pemulihan ekonomi dunia tengah berlangsung.
  2. Disis lain penyebab penguatan adalah karena ulah investor asing yang menatap aura positif berinvestasi di Indonesia sesudah adanya perbaikan indikator faktor risiko domestik yang tercermin dari penurunan yield spread global bond Indonesia dengan US T-note sepuluh tahun dari 5,27 persen (%). Indikator ketertarikan investor kepada Surat Utang Negara (SUN) yang tercermin dari selisih antara domestic government bond dan juga US Treasury jua tercatat tertinggi di kawasan Asia. Dampaknya, investor asing makin agresif dalam menempatkan uangnya di pasar modal domestik.
  3. Meningkatnya daya saing perekonomian Negara Indonesia di tingkat global selaku imbas dari berhasilnya reformasi kelembagaan yang dilakukan. Lembaga think tank dan juga pendidikan terkemuka dunia, IMD Competitive Center, yang berpusat di Lausanne Swiss, dalam laporannya berjudul World Competitiveness Yearbook telah mempertinggi ranking daya saing Indonesia ditingkat global dari rangking 51 men-jadi ranking 42 dari seluruh 57 negara – negara utama dunia yang dinilai.
Advertisement

Ketiga data tersebut diatas makin mempertinggi daya tarik investor, khususnya asing untuk memburu rupiah, yang pada akhirnya berpengaruh positif terhadap pergerakan rupiah. Namun demikian, penguatan Rupiah terhadap dolar AS yang terlampau cepat dan juga terlampau signifikan (overvalued), dikhawatirkan bakal memiliki dampak yang kurang bagus bagi neraca perdagangan.

Barang2 ekspor Produk Indonesia bakal men-jadi mahal dibanding barang2 sejenis dari negara produsen yang tidak mengalami penguatan sebesar Rupiah. Selain tersebut, potensi membanjirnya barang2 impor seiring dengan apresiasi Rupiah makin terbuka dan juga dikhawatirkan bakal melibas barang2 produksi dalam negeri.

Maka dari hal itu, Bank Indonesia (BI) mesti dengan cara cermat memonitor pergerakan rupiah agar tidak berdampak pada perekonomian nasional. Selain itu, Pemerintah butuh menyiapkan beragam kebijakan untuk merendam masuknya barang2 impor yang bakal mematikan industri serupa di dalam negeri.

Baca juga : Rupiah Menguat Hari ini Karena SBY Kah?

Advertisement