Perang Yaman 2016: Arab Saudi Serang Syiah Houthi

Perang Yaman 2016 – Akhirnya perang darat Pasukan militer Arab Saudi melawan Pasukan Syiah Houthi di Yaman diawali hari pada bulan april 2015. Menurut media massa yang bersumber moslemforall di sekitar kota Jizan, Saudi Arabia, yang berjarak sekitar 20 km dari perbatasan Yaman telah terdengar suara senjata yang menggelegar.

Dalam Berita Islami Terkini, Dengan adanya Perang Yaman 2016 tersebut, akses perbatasan kini telah ditutup. Sedangkan mengenai (Warga Negara Indonesia (WNI) yang berjumlah sekitar 260 orang merupakan Mahasiswa/i yang belajar di kota Yaman, saat ini Mahasiswa/i tersebut telah aman berada di kota Jizan, Saudi Arabia.

Sebelum dimulainya perang darat hari ini dengan Pasukan Syiah Houthi, waktu setempat telah nampak konvoi panjang pasukan Saudi Arabia. Trailer pengangkut Tank buatan Inggris dan juga Jeep perang Hummer berkonvoi menuju ke perbatasan.

Arab Saudi Mulai Serangan Darat Ke Basis Syiah Houthi, 12 Tentara Arab Meninggal

Ketika meletusnya perang darat Pejuang Militer Arab Saudi melawan Pemberontak Syiah Houthi, pasukan Arab Saudi yang masuk ke Negara Yaman mendapat perlawanan sengit. Namun, hal tersebut cuma terjadi di Propinsi Najran yang berhadapan langsung dengan Propinsi Saada Yaman yang merupakan Basis Syiah Houthi.

Dalam Perang Yaman 2016 tersebut menurut sumber dari Al-Arabiya, Sebuah pesawat dari Sudan ditembak jatuh dan 12 tentara Arab Saudi meninggal seketika. Disisi lain, Pasukan Militer Arab Saudi yang masuk melalui Jizan mendapat bantuan dari milisi Sunni setempat dan juga pasukan yang setia kepada Presiden Mansour Hadi.

Dilain pihak, Militan Syiah Houthi dan juga Militer yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh tengah berusaha merebut kota Aden yang mempunyai pelabuhan laut itu, yang menurut kabar pihak Negara Syiah Iran dan juga Hizbullah bakal menurunkan pasukan dan juga peralatan perangnya.

Di perbatasan Jizan, Arab Saudi, pesawat-pesawat tempur koalisi Negara Sunni kemarin siang sudah berhasil menghancurkan sejumlah rudal balistik Scud yang dipindahkan keluar kota Sana’a oleh pasukan Syiah Houthi yang rencananya bakal ditembakkan ke kota di Saudi Arabia menurut lansiran dari moslemforall.

Bentrokan Sengit Terjadi di Perbatasan Saudi Arabia – Yaman

Militer Arab Saudi terlibat bentrokan sengit dengan Milisi Syiah Houthi di perbatasan Saudi Arabia dan Yaman.

Penduduk setempat dan juga kelompok suku di Yaman utara melaporkan bahwa sudah mendengar suara roket dan juga senjata berat bergantian. Sedangkan helikopter Saudi Arabia tampak terbang di atas wilayah tersebut.

Di Kota Aden, Milisi Houthi dan juga tentara sekutunya menekan pasukan yang loyal kepada Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi. Sedikitnya 36 penduduk sipil dinyatakan tewas ditempat ketika pasukan Militan Houthi menembaki pendukung Hadi di Aden. Pesawat jet dari Saudi Arabia mengembon posisi Syiah Houthi dekat pelabuhan.

Negara Islam Sunni Ahlussunnah Waljama’ah versi Wahabi, yaitu Saudi Arabia melancarkan serangan udara terhadap Poisisi Militan Penganut Paham Sesat Syiah, milisi Houthi. Arab Saudi menyatakan target mereka adalah mengembalikan kekuasaan kepada Hadi sebagai presiden yang sah.

Syiah Houthi ini bersekutu dengan Republik Syiah Iran dan juga pendukung pemimpin terdahulu Ali Abdullah Saleh. Perang Yaman 2016 tersebut telah memicu perang saudara di Yaman. (IDJ)

Baca Juga : Keutamaan Sedekah dan Keutamaan Ayat Kursi

tags: