Prostitusi Online di Internet dan Upaya Polisi Membongkarnya

1072
Advertisement

Prostitusi Online di Internet – Kepolisian RI pada akhirnya berhasil juga dalam membongkar dua sindikat jaringan prostitusi online yang memasok perempuan cantik berusia muda di Kota Bandung dan 3 (Tiga) laki-laki berperan selaku mucikari turut juga diringkus oleh Bapak Polisi kita.

“Para Agen┬áProstitusi itu menjual perempuan via online Online di Internet. Caranya konsumen dan juga mucikari melaksanakan transaksi Prostitusi Online dengan menggunakan layanan chating dari fasilitas Blackberry Messenger (#BBM), ” Ujar Kepala Polrestabes Bandung AKBP Mokhamad Ngajib di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa yang sudah berupaya membongkar Prostitusi Online di Internet.

Advertisement

Para mucikari itu memiliki group BBM yang di dalamnya mengandung foto-foto atau gambar-gambar sejumlah wanita cantik usia muda beragam kalangan yang siap melayani laki-laki hidung belang.

“Cewek-cewek yang disiapkan oleh si mucikari ini biasanya berusia sekitar 18 hingga 25 tahun, ” ujar Bapak Polisi Kepala Polrestabes ini.

Unitreskrim Polsek Cinambo berhasil mengungkap kasus Prostitusi Online di Internet ini sesudah berupaya dan melakoni prosedur investigasi guna membuktikan bisnis cepat saji (esek-esek) yang memanfaatkan fasilitas elektronik berbasis internet. AKP Achmad Gunawan dalam hal ini memimpin langsung penangkapan mucikari prostitusi online yang terdiri dari dua jaringan.

Penangkapan yang pertama berlangsung di salah satu hotel yang berlokasi di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. Polisi akhirnya berhasil mengamankan mucikari, A (20), beserta seorang cewek, UN (20).

Dalam Kurun waktu 3,5 jam berlalu ataupun sekitar pukul 00.30 Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB), masih di hotel yang sama, Bapak Polisi kita juga melaksanakan penangkapan yang ke-2. Di area tersebut, polisi membekuk dua mucikari lagi, sebut saja RR (29) dan juga I (33), beserta seorang perempuan PSK, ATP (20).

“Tiga orang laki-laki yang berperan selaku mucikari ini semuanya berstatus tersangka. Kalau dua perempuan tersebut selaku saksi, ” ucap Ngajib yang juga berprofesi selaku Kepala Polrestabes Bandung.

Barang-barang bukti yang disita polisi dari tangan para tersangka pengelola Prostitusi di Internet di antaranya berupa 6 unit handphone, satu unit mobil, satu unit sepeda motor, bukti transfer dan juga duit tunai Rp 2, 7 juta. (Detik/Idj)

Advertisement