Doa Niat Puasa Ramadhan 2018 / 1437 H

1347

IDJOEL.COM (Doa Niat Puasa Ramadhan 2016 / 1437 H) – Pengertian Puasa Ramadhan adalah perbuatan menahan makan, minum dan juga hawa nafsu yang merupakan kegiatan Ibadah dilakukan selama 30 hari berturut-turut di Bulan Ramadhan dari waktu Imsak hingga terbenamnya matahari. Perintah Allah SWT ini diwajibkan atas mereka untuk melaksanakan ibadah Puasa Ramadhan ialah Segenap Kaum muslim, baik Laki-laki maupun Perempuan yg telah Baligh.

Harfiyah, Pengertian Puasa Ramadhan artinya menahan, yaitu menahan diri dari segala perihal yang dapat membatalkan puasa dan juga mengurangi pahala puasa, semenjak dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Sedangkan Ramadhan dengan secara harfiyah artinya membakar dan juga mengasah. Yang dimaksud dalam pengertian ini ialah dosa-dosa mukmin dan mukminat akan dibakar oleh Allah SWT dan juga sesudah Ramadhan dan juga insya Allah Orang mukmin yang berpuasa tersebut akan kembali kepada fitrah ataupun kesuciannya.

Dalam hadits juga dijelaskan bahwa Agama Islam dibina didalam lima pondasi, pondasi yang kelima adalah berpuasa di bulan ramadhan selama satu bulan penuh.

Rukun Islam Tentang Puasa Ramadhan:

  1. Bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah SWT, dan Muhammad SAW adalah utusan Allah
  2. Menunaikan Shalat
  3. Mengeluarkan zakat
  4. Melaksanakan Ibadah haji
  5. Berpuasa pada bulan Ramadhan

Awal Puasa Ramadhan

Sebab dimulainya Puasa Ramadhan dikarenakan:

  1. Melihat hilal (bulan) ramadhan sesudah terbenam matahari pada akhir bulan sya’ban (tanggal 29), Biasanya kita sebagai Orang awam tunggulah Awal berpuasa sesudah adanya pengumuman dari Kementerian Agama RI
  2. Penetapan syar’iyah berlandaskan keterangan dua orang saksi yang telah melihat hilal bulan.
  3. Penetapan awal puasa di bulan Ramadhan dengan menggunakan hisab. Kalau bulan tidak nampak maka bulan Sya’ban digenapkan menjadi 30 hari.

Syarat wajib puasa Ramadhan adalah :

  1. Islam ataupun pernah mendekap dalam Agama Islam, sehingga harus juga berpuasa bagi Orang yang murtad, walaupun puasanya tidak sah.
  2. Taklif artinya berakal dan juga balegh, maka tidak harus puasa bagi anak-anak kecil, orang gila, pingsan dan juga orang yang mabuk. Namun harus mengqadha puasa bagi mereka yang meninggalkan puasa.
  3. Kemampuan berpuasa, maka tidak harus berpuasa bagi mereka yang tidak mampu seperti usia sudah tua renta dan juga orang yang sakit.
  4. Sehat Wal afiat, sehingga tidak keharusan berpuasa bagi yang sakit kalau sekiranya dengan puasa tersebut dapat menambah penyakitnya.
  5. Muqiim, Artinya diperbolehkan untuk tidak berpuasa bagi yang melaksanakan perjalanan jauh dengan syarat keberangkatan perjalanan tersebut mesti dilakukannya sebelum fajar. Juga tidak diperbolehkan tidak berpuasa bagi mereka yang senantiasa melaksanakan perjalanan setiap harinya seperti supir ataupun kondektur.

Syarat sah puasa, baik puasa untuk puasa fardhu maupun puasa sunat ialah:

  1. Islam, maka tidak sah kalau ada Non Islam (Kaum kafir) ataupun murtadin berpuasa.
  2. Berakal, maka tidak sah kalau ada orang Gila ataupun anak kecil yang belum baligh untuk berpuasa. (Namun harus disuruh, untuk kelak ketika dewasa dia mau berpuasa)
  3. Syarat Sah puasa selanjutnya adalah Suci dari haidh, nifas dan juga tidak dalam keadaan sedang melahirkan.
  4. Mengetahui bahwa memang waktu ataupun hari tersebut adalah awal puasa Ramadhan ataupun disunatkannya / diperbolehkannya untuk berpuasa, baik melalui melihat hilal secara langsung ataupun pengumuman dari pemerintah melalui Pihak Kementerian Agama. Adapun hari-hari yang tidak diperbolehkan puasa ialah hari raya idul fitri dan juga idul adha beserta hari tasyriq, yaitu tiga hari sesudah idul adha.

Rukun Puasa, Adapun Rukun

  1. Niat, niat ini bisa dilakukan di dalam hati, dan sunnat untuk diucapkan. Sunnat berniat untuk satu bulan penuh, hal yang dimaksud untuk menghindari lupa niat setiap harinya.Niat sendiri mempunyai 2 (dua) syarat, yaitu Dilakukan malam hari dan Menentukan kefarduannya, seperti menentukan apakah puasa Ramadahan, Nadzar, atau Kifarat.
  2. Menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa.

Hal-hal Yang Membatalkan atau Merusak Puasa Ramadhan

  1. Murtad ataupun keluar dari agama Islam menuju ke kekafiran
  2. Keluar haidh
  3. Mengeluarkan nifas. Disunatkan bagi wanita yang haid dan nifas, menahan diri daripada makan dan minum, ini dilakukan jika haidz atau nifasnya sudah berhenti di siang hari.
  4. Gila, walaupun hal tersebut hanya sebentar
  5. Wanita Melahirkan
  6. Pingsan
  7. Mabok yang disengaja

Hikmah dan Manfaat Puasa Untuk Kesehatan

Hikmah Puasa Ramadhan 2016 / 1437 H dari segi kesehatan dapat mencegah berbagai macam penyakit yang timbul sebab pola makan yang berlebihan. Makanan yang berlebihan gizi belum tentu hal tersebut baik untuk kesehatan manusia, sebab dapat menyebabkan kegemukan yang dapat menimbulkan penyakit, seperti kolesterol dan juga trigliserida tinggi, jantung koroner, kencing manis, dan juga lain-lain sebagainya.

  1. Puasa dibulan Ramadhan dapat membuat saluran pencernaan manusia dan juga perut dari kelelahan dalam bekerja yang terus menerus, mengeluarkan sisa makanan dari dalam tubuh, memperkuat badan.
  2. Membersihkan tubuh dari racun dan kotoran (detoksifikasi). Puasa adalah terapi detoksifikasi yang super ampuk untuk memulihkan berbagai macam penyakit. Dengan puasa, berarti membatasi kalori yang masuk kedalam tubuh kita sehingga menghasilkan enzim antioksidan yang dapat membersihkan zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh.
  3. Mendorong terjadinya pergantian sel-sel tubuh yang sudah rusak dengan sel yang baru.
  4. Puasa juga dapat Memperbaiki fungsi hormon dan juga mempertinggi fungsi organ tubuh.

Niat Puasa Sunat Ramadhan

Doa niat puasa ramadhan 2016 / 1437 H adalah sebagai berikut :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍّ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

   Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa-i fardhi syahri romadhoona haadzihis sanati lillaahi ta ‘aala.
   Artinya :

   ” Saya berniat berpuasa besok hari untuk menunaikan kewajiban Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala “. 

Do’a Berbuka Puasa

اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ ءَامَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ اَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

   Allahumma laka Shumtu wabika aamantu wa’ala risqika afthartu birahmatika yaa arhamar raahimiin.
Artinya :

   ” Ya Allah Ya Tuhan Kami, karena ENGKAU saya berpuasa dan hanya kepada Engkau-lah Saya beriman dan atas rezeki yang engkau beriman saya berbuka, dengen rahmat-Mu wahai Dzat yang Maha Pengasih dari semua yang pengasih “. 

Baca Juga : Doa Sebelum Tidur Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Semoga bermanfaat untuk Kita Semua, Amin ya Rabb!! Wallahu A’lam