Siapa Jihadis Pemberani Penyerang Lomba Karikatur Foto Nabi Muhammad SAW ?

1061

Idjoel.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sangat mengecam keras kontes penghinaan yang menggambar Karikatur Foto Nabi Muhammad SAW di  Garland, Texas, Amerika Serikat. Acara yang dilakukan oleh kaum Kafir Laknatillah tersebut dinilai jelas sebagai pelecehan terhadap umat Islam diseluruh dunia.

“Kami amat menyesalkan adanya acara pelecehan terhadap Islam tersebut, ” kata Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj di Jakarta.

Meski akhirnya kontes Lomba Karikatur Foto Nabi Muhammad SAW tersebut dibubarkan oleh Tentara Dajjal-Dajjal AS setelah terjadinya serangan dahsyat yang dilakukan oleh Hamba-NYA secara iklas.

Siapa Jihadis Pemberani Penyerang Lomba Karikatur Foto Nabi Muhammad SAW ? Inilah 2 Orang Sosok Pemberani yang memilih syahid demi kemuliaan hidup diakhirat kelak.

Kontes menggambar kartun Karikatur Foto Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh American Freedom Defense Initiative, adalah sebuah organisasi Kafir Laknattillah yang aktif terus-menurus menyebarkan kebencian terhadap Umat Islam di Amerika Serikat khususnya, Dan Umat Islam di dunia pada umumnya. Otak atau orang yang memberi ide tersebut adalah Pamela Geller.

وَلَن تَرْضَىٰ عَنكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُم بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِن وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (QS. al-Baqarah (2) : 120)

Dua orang Jihadis penyerang lomba Karikatur Foto Nabi Muhammad SAW di Garland, Texas, Amerika Serikat (AS) terungkap. Seorangnya ternyata telah dipantau oleh Intelijen FBI dalam rentang waktu yang lumayan lama. Ke-2 sosok Jihadis Pemberani yang menyerang lomba karikatur Nabi Muhammad yang syahid sesudah ditembak mati oleh pasukan Kuffarun SWAT tersebut ialah Elton Simpson dan juga Nadir Soofi.

Dalam Berita Islam, Menurut laman lansiran Reuters, dokumen disebuah Pengadilan As memperlihatkan bahwa memang Elton Simpson telah berada di bawah pengawasan aparat setempat semenjak tahun 2006 silam dan juga dihukum pada tahun 2011 sebab kelihaiannya dalam memperalat agen FBI terkait keinginannya untuk bergabung dengan kelompok “jihad” di Negara Somalia.

Agen FBI dan juga polisi AS menggeledah rumah 2 Jihadis Pemberani tersebut di Apartemen Autumn Ridge di Phoenix. Insiden penyerangan terhadap lokasi kontes menggambar Karikatur Foto Nabi Muhammad SAW di Garland yang berujung maut adalah gema dari serangan masa lalu ataupun ancaman bagi negara-negara Barat lainnya yang dipicu aksi menggambar Nabi Muhammad SAW.

Pada bulan januari 2015 silam, 2 Orang Jihadis bersenjata lengkap berhasil membunuh 12 Penghina Nabi Muhammad SAW di kantor majalah satire Perancis, Charlie Hebdo. (Baca: Serangan Ke Charlie Hebdo Majalah Satir Penghina Islam Tepat Sasaran)

Dalam aksinya itu, Jihadis Pemberani yang bersenjata tersebut juga membawa bahan peledak melaju dan juga menembaki Curtis Culwell Centre, lokasi lomba menggambar karikatur Nabi Muhammad. Lomba tersebut diadakan oleh American Freedom Defence Initiative (AFDI) yang berbasis di New York.

Guna merangsang banyak orang agar mau mengirimkan gambar-gambar yang menghina Islam, Pamela Geller Otak dari American Freedom Defence Initiative menyiapkan hadiah sekitar US$10 ribu atau sekitar Rp 130 juta rupiah untuk pemenang karikatur Nabi Muhammad yang terbaik.

“Kami telah memilih pemenang untuk memperoleh grand prize sebesar US$10 ribu untuk kontes kartun Nabi Muhammad SAW. Ada di situ untuk pengumuman di pameran Seni AFDI, dengan pembicara utama Geert Wilders, ” lanjut pihak Laknatillah yang berlabel AFDI.

Geert Wilders ialah politikus anti-Islam asal Belanda. Dalam penyerangan tersebut, Wilders juga disebut-sebut diincar oleh para jihadis se-belum memperoleh Syahid akibat diteror oleh tim SWAT. (Panjimas/IDJ)

Baca Juga : Doa Bangun Tidur dan Doa Sebelum Tidur