Tempo.CO Media Sekuler Buat Ilustrasi Radikal dengan Al-Quran dan Cutter, TEMPO Musuh Islam?

912
Advertisement

Idjoel.com – Pemasangan gambar atau foto ilustrasi Al-Quran yang diatasnya ada sebuah pemotong (cutter) oleh Media Sekuler sekelas Tempo.CO dalam kabar buku yang dianggap radikal di Jombang, dinilai memperlihatkan taring permusuhan dan juga kebenciannya kepada Penduduk yang beragama Islam.

Media online Tempo.CO pada Ahad, 22 Bulan maret 2015 dilansir dari kiblat.NET sudah memuat kabar mengenai buku agama yang dianggap bermuatan materi radikal yang beredar di Jombang, Provinsi Jawa Timur. Dalam kabar tersebut Tempo.CO menampilkan gambar ilustrasi berupa Al-Quran yang diletakkan sebuah cutter diatasnya.

Advertisement

“Pemasangan gambar Ilustrasi Radikal tersebut jelas bukanlah tidak disengaja, ” kata anggota Dewan Syuro Jurnalis Islam Bersatu (JITU) Ubay Salman kepada kiblat.NET pada Hari rabu (25/03).

Bang Ubay menerangkan bahwa tindakan Tempo.CO memuat gambar ilustrasi tersebut bukanlah cuma penghinaan. Menurutnya, pemuatan gambar Ilustrasi Radikal tersebutialah bentuk kebencian dan juga ungkapan rasa permusuhan terhadap ajaran agama Islam.

“Dengan cara mereka menampakkan Al-Qur’an disertai dengan cutter, tersebut jelas disengaja memperlihatkan permusuhan, kebencian, dan juga mengajak perang terhadap umat Islam, ” ujarnya.

Bang Ubay menambahkan bahwa memang hal ini tidak boleh dianggap main-main oleh umat Islam. Menurutnya umat dan juga ormas Islam mesti cepat bertindak menanggapinya.

“Jadi umat dan juga ormas Islam mesti melaporkan Pengelola Tempo.CO ini ke pihak kepolisian, ” tegasnya.

Belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan pemberitaan media mengenai adanya buku Agama Islam yang mengandung ajaran yang dianggap bagian dari paham radikal.

Isi buku Kumpulan Lembar Kerja Peserta Didik (KLKPD) Pendidikan Agama Islam Kelas XI SMA yang dirancang oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kabupaten Jombang tersebut memuat pendapat ulama Muhammad bin Abdul Wahab dalam perihal tauhid.

Pada halaman (page) 78, buku tersebut terdapat pendapat Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab terkait perihal yang paling mendasar dalam ajaran Islam. Dalam pendapat kesatu tertulis “yang boleh dan juga harus disembah hanyalah Allah SWT, dan juga manusia yang menyembah selain Allah SWT yang telah men-jadi murtad dan juga boleh dibunuh.”. Sumber : Kiblat.net

Advertisement