Voa Islam Situs Media Anti Maulid Nabi SAW yang diblokir

917
Advertisement

Voa Islam Situs Media Anti Maulid Nabi SAW – Situs VOA Islam ter-masuk media online yang Dituduh radikal oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sehingga terkait hal tersebut Voa Islam telah dilaporkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk diblokir.

Dewan Redaksi situs VOA Islam.Com, Aendra Medita, menyesalkan hal terkait pemblokiran situs Islam tersebut. Aendra Medita menilai bahwa pemerintah era Jokowi-Jk sudah memblokir situs islam yang dianggap radikal dengan cara sepihak tanpa disertai bukti yang jelas. Baca : (Inilah 22 Situs Islam yang di Blokir Pemerintah)

Advertisement

“Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyatakan bahwa situs online cuma dapat ditutup lewat jalur pengadilan. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) juga dalam web-nya menerangkan UU yang me-ngatur penutupan media online cuma dapat oleh pengadilan, ” tandasnya.

VOA Islam Bantah Didanai Al-qaeda

Pengelola Situs Islam Terpopuler yang dituduh penyebar paham radikalisme dan juga terorisme beraudiensi dengan DPR RI. Kedatangan Voice of Al-Islam (Voa Islam) cs menuju ke Kantor DPR RI ialah untuk mengeluhkan sikap pemerintah di Kabinet Jokowi-JK yang secara sepihak menuduh situs mereka sebagai Situs Islam Radikal dan memblokir situsnya tanpa pembicaraan sebelumnya.

Desvanto alias Abu Amar, mengelak kalau medianya sebagai Situs Islam Terpercaya disebut mengajarkan radikalisme, ekstremisme, apalagi terorisme. Desvanto alias Abu Amar ini membantah kalau memperoleh video ekslusif perjuangan Pejuang Islam di Timur Tengah. Menurutnya, tiap video yang ditayangkan di situs Voa Islam sudah tersebar di situs penyedia fitur video sharing seperti Youtube.

“Kita mempunyai penanggungjawab rubrik nasional dan juga internasional. Yang internasional itu adalah dari Youtube dan juga Aljazeera. Pernah ada orang yang mengirimkan kepada kami email untuk minta dimuat. Tetapi dia adalah anonim. Akan tetapi di Situs Video Online terbesar Youtube, video tersebut, kita mengutip saja. Memang ada video yang sesudah kita muat ternyata sudah dihapus oleh pihak Youtube, ada itu, ” kata Abu Amar di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Jakarta.

Disisi lain, Desvanto ini juga membantah tudingan atau tuduhan bahwa VOA Islam ialah media yang disponsori oleh Al-Qaeda. Seluruh kelompok yang memperjuangkan Agama Islam, tegasnya, senantiasa diberitakan berimbang di VOA Islam yang juga Situs Online Terbaik di Indonesia.

“Memang dewasa ini Perang di Negara kawasan Timur Tengah tidak dapat dilepaskan dari masyarakat. Kota berita-berita yang hard news itu dari Kelompok Al-Qaeda, seluruhnya kita muat. Kita cuma ambil sumbernya ya dari Al-jazeera. Kalau Ar-rahmah.Com itu khusus Alqaeda, begitu juga Dakwatuna.Com yang fokus dibidang dakwah, Sedangkan VOA Islam itu seluruhnya, mau ISIS, mau Jabal Nusrah, Alqaeda, Semuanya, ” Tegasnya. (rimanews.com). IDJ

Advertisement