Berita Terbaru Zionis Israel Vs Hamas

1979

Berita Terbaru Zionis Israel – Pertempuran di Gaza menelan korban jiwa diantara kedua belah pihak. kali ini Lima orang tentara Israel mati menjadi manyat di terowongan bawah tanah di Gaza.

Dari keterangan Militer Israel, kelima tentara tewas di kota Nahal Oz. Mereka meragang nyawa akibat diserang saat melewati terowongan bawah tanah tersebut. Allahu Akbar.

“Tentara-tentara tersebut tewas karena Pejuang Hamas Brigade Al Qassam melancarkan serangan di terowongan bawah tanah,” sebut pernyataan resmi Militer Israel di tel avit, seperti dikutip dari ITV.

Ditambahkan Militer Israel, terowongan itu tersambung dari Gaza dan Nahal Oz. Diduga terowongan ini acap kali digunakan Pejuang Hamas untuk melakukan perlawanan terhadap pasukan Zionis Israel.

Sejak agresi di Gaza dilancarkan, korban jiwa dari pihak Israel cukup banyak jatuh. Tercatat korban dari pihak Militer Israel mencapai 53 orang.

Pejuang Hamas Bunuh Komandan Batalyon Israel

Walaupun tidak dibantu oleh Wahabi. Pejuang Hamas Izzuddin Al-Qassam berhasil membunuh Komandan Batalyon Israel. Televisi Pemerintah Israel mengatakan bahwa seorang letnan tentaranya tewas dihantam oleh Peluru Pejuang Palestina, bersama dengan tiga tentara lainnya dalam penyerangan yang dilakukan oleh pejuang Izzuddin Al-Qassam dekat permukiman Naraam di utara Jalur Gaza, situs berita Al-Mesryoon.

Situs berita Al-Quds mengutip Channel 10 “Zionis Israel” mengatakan: “Letnan Kolonel Dolev Kedar, Komandan Batalyon Geffen, yang merupakan perwira tertinggi, tewas dibunuh oleh Senjata Pejuang Hamas sejak dimulainya agresi “Israel” terhadap Jalur Gaza oleh kelompok perlawanan Palestina dan kematiannya merupakan pukulan telak bagi militer Israel.

Brigade Al-Qassam mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “unit tempur elit yang terdiri dari dua belas anggota telah menyusup ke dalam wilayah “Israel” dan melakukan serangan di bagian timur Beit Hanoun di utara Jalur Gaza, menimbulkan kerugian besar kepada tentara “Israel”.

Menurut pernyataan itu, unit yang dibagi menjadi dua kelompok itu menyerang unit patroli “Israel” yang terdiri dari dua jip militer, menyerang jip pertama dengan peluru RPG, dan menyebabkan tentara “Israel ” tewas.

Pernyataan itu juga menekankan bahwa salah satu dari dua kelompok itu menarik diri dari lokasi tetapi dibom oleh sebuah helikopter “Israel”, sedangkan kelompok yang kedua terlibat dalam bentrokan dengan unit khusus “Israel” yang tiba di lokasi.

Brigade Al-Qassam Palestina menegaskan bahwa 10 pejuangnya hilang dalam operasi itu, sementara dua pejuang lainnya kembali ke basis mereka dengan aman, namun tentara “Israel” mengatakan bahwa hanya sembilan dari pejuang itu yang terbunuh dalam pertempuran itu

Bandara Israel Lumpuh diserang Roket Hamas

Bandara Israel Lumpuh diserang Roket Hamas. Sebuah Roket yang ditembakkan oleh Pejuang Hamas menghantam kompleks bandara internasional Ben Gurion, Tel Aviv, Israel. Meski tidak mengenai fasilitas bandara dan melukai penduduk setempat, namun roket Gaza itu telah melumpuhkan operasional bandara.

Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat (AS) atau FAA melarang setiap maskapai untuk terbang ke bandara Israel itu, setidaknya dalam tempo 24 jam. Larangan serupa juga dikeluarkan Badan Keselamatan Penerbangan Eropa. Serangan roket Pejuang Hamas di Gaza yang telah menyasar kompleks bandara Israel ini adalah suatu kemenangan bagi Brigade Al Qassam yang baru pertama kali terjadi sejak Perang Teluk 1990-1991.

Perdana Menteri Yahudi Israel, Benjamin Netanyahu tolol, yang khawatir dampak lumpuhnya bandara intenasional Israel itu langsung mengimbau Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, agar meminta FAA mencabut larangan terbang ke Tel Aviv. Namun, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jennifer Psaki, mengatakan, larangan terbang ke Tel Aviv itu semata-mata untuk menjamin keselamatan.

Insiden penembakan roket ke kompleks bandara internasional Israel terjadi di saat pejabat AS dan Mesir sedang membahas proposal gencatan senjata di Kairo. Pemerintah Palestina juga sedang membujuk Hamas untuk mengakhiri permusuhan dengan Israel.

Kalah Berperang, Israel Tangkap Sebagian Warga Palestina

Tak Mempan dengan Senjata tercanggih Israel. Zionis ini Tangkap Sebagian Warga Palestina. Negara Biadab ISRAEL mengatakan bahwa mereka telah menahan sejumlah warga Sipil Palestina dalam pertempuran di Jalur Gaza dan menyebut para tahanan warga Palestina itu sebagai pembunuh dan teroris daripada tawanan perang. Sungguh miris memang Yahudi biadab ini.

Ditanya tentang status warga Gaza dalam tahanan Israel, pejabat senior Kementerian Pertahanan Israel Amos Gilad mengatakan: “Ini bukan tawanan perang, tahanan ini bukan orang-orang yang diakui di bawah perjanjian internasional. Mereka adalah pembunuh dan teroris.”

“Kami mengambil mereka dalam upaya mengatasi kebutuhan mendesak untuk membantu meningkatkan efisiensi operasi militer keamanan,” katanya kepada Radio Israel, mengacu pada interogasi yang dimaksudkan untuk menghasilkan informasi intelijen tentang Hamas.

Salah satu foto di situs berita Israel Walla memperlihatkan sekumpulan laki-laki ditahan oleh tentara Israel dengan posisi mata yang ditutup dan memakai jas biru sebagian yang lain pakaiannya dilucuti.

Tidak jelas siapa yang mengambil gambar foto amatiran tersebut atau di mana serta kapan foto diambil.

Qadoura Fares, ketua Klub Tawanan sipil Palestina mengatakan bahwa postingan foto itu merupakan upaya Israel untuk menutupi kegagalan dan kekecewaan mereka dan memberi kesan kepada masyarakat Israel bahwa tentara  mereka telah membuat prestasi.

Baca Juga : Doa Minta Jodoh